Elementary Class: Indeks Saham Futures
Elementary Class
Sekarang kita akan melesat menuju sesi Indeks harga saham, yaitu nilai rata-rata harga beberapa saham pilihan dari suatu bursa. Indeks saham juga bisa berfungsi sebagai indikator trend pasar, artinya pergerakan indeks menggambarkan kondisi pasar pada suatu jangka waktu, apakah pasar sedang bergairah aktif atau lesu tak menentu.
Dengan mengamati index saham, kita bisa mendapatkan gambaran apakah harga saham sekarang sedang naik, turun, atau stabil. Sebagai contoh, jika nilai indeksnya mengalami kenaikan dari 100 menjadi 120, maka kita bisa menganggap bahwa secara rata-rata harga saham naik sebesar 20%.
Para trader kerap menjadikan indeks saham sebagai acuan dalam melakukan transaksi. Yang menarik, pergerakan nilai indeks saham bergerak naik dan turun dalam hitungan waktu yang sangat singkat. Menit bahkan detik menjadi arena utama pelonjakan dan penurunan indeks, ini dikarenakan harga saham juga bergerak dalam hitungan yang sama. Artinya peluang keuntungan dapat tercipta dalam hitungan menit juga!
Yang akan kita transaksikan adalah kontrak berjangka saham indeks futures yang merupakan “turunan” dari nilai indeks saham, berikut contohnya:
- Hang Seng, yang merupakan indeks saham dari bursa Hongkong
- Nikkei 225, yang merupakan indeks saham dari bursa Tokyo
- KOSPI 200, yang merupakan indeks saham dari bursa Korea Selatan
- Nasdaq, Dow Jones, dan S&P 500, yang merupakan indeks-indeks saham dari Amerika.