Index News

Wall St Goyah Pasca Data Perumahan

22 Februari 2012 22:38:40 WIB

Wall St Goyah Pasca Data Perumahan

Wall Street berada di bawah tekanan pada hari Rabu menyusul rilis data ekonomi dan beberapa laporan earnings yang mengecewakan. Serangkaian data buruk dari zona Euro yang telah memicu kekhawatiran atas resesi juga turut membebani pergerakan di pasar saham.

Existing Home Sales AS melonjak 4,3% menjadi 4.570.000 unit pada bulan Januari, menurut laporan National Association of Realtors. Kendati berhasil menyentuh level tertinggi 1½-tahun, angka bulan Desember yang direvisi turun tajam nampaknya membuat investor tidak terlalu optimis dengan pemulihan sektor perumahan AS.

Dow Jones Industrial Average masih tertahan di sekitar level pembukaan dengan saham Caterpillar menunjukkan kinerja terbaik di antara saham-saham blue chip lainnya. Sedangkan S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatat pelemahan tipis dengan masing-masing kehilangan 0,15% dan 0,1%.

Penyusutan mengejutkan yang terjadi di sektor jasa zona Euro bulan Februari dan downgrade rating kredit Yunani dari ‘CCC’ menjadi ‘C’ oleh lembaga pemeringkat Fitch telah memicu sentimen negatif di pasar saham. China juga turut menyumbang sentimen negatif di pasar setelah sektor manufakturnya dilaporkan mengalami kontraksi untuk 4 bulan berturut-turut pada bulan Februari.

Sementara laporan earnings yang dirilis hari ini menunjukkan laba raksasa teknologi, Dell, yang lebih rendah dari ekspektasi, mendorong sejumlah analis untuk menurunkan target harga saham perusahaan ini. Saham Dell sendiri harus merosot hampir 6% dalam perdagangan hari Rabu. Sementara sang rival, Hewlett-Packard, dijadwalkan akan melaporkan earnings setelah bel penutupan perdagangan. (vid)