Ketidak-stabilan Politik Bebani Aussie
22 Februari 2012 22:00:03 WIB
Dollar Australia melemah, terbebani oleh ketidak-stabilan politik setelah Kevin Rudd, mantan perdana menteri Australia, umumkan pengunduran diri sebagai menteri luar negeri. Pengunduran diri Rudd kini timbulkan spekulasi akan adanya perebutan kursi pimpinan partai Labor yang kini dijabat oleh Perdana Menteri Julia Gillard.
Popolaritas pemerintah turun drastis sejak merebaknya kisruh antara Gillard dan Rudd yang telah memecah Partai Labor dan bingungkan pemilih. Tidak ada banyak perbedaan kebijakan di antara mereka berdua, namun tindakan Rudd dapat percepat berlangsungnya pemilu dan terhalangnya reformasi ekonomi. Analis melihat perubahan kepemimpinan berarti berubahnya posisi menteri strategis seperti menteri keuangan dan menteri pertahanan. Ketidakstabilan ini tentu akan merusak peluang partai Labor untuk menangkan pemilu daerah di Queensland pada 24 Maret mendatang.
Sementara itu, analis Commerzbank cukup pesimis dengan performa AUD/USD. âKegagalan aussie berulang kali lewati resisten 1.0825 dan kejatuhan di bawah support 1.0629 akan membuka peluang penurunan menuju 1.0405,â tutur Karen Jones, analis Commerzbank. Jones kini miliki posisi short AUD/USD di 1.0770 dan berniat untuk menambah posisi short-nya jika aussie kembali dekati 1.0825. Jones targetkan penurunan Aussie di 1.0410 dengan stop-loss 1.0845. (fr)