Iran Topang Rally Minyak
22 Februari 2012 16:00:09 WIB
Harga minyak lanjutkan rally di sesi London seiring merebaknya kekhawatiran akan terganggunya supplai minyak dunia. Badan Atom Internasional (IAEA) katakan negosiasi program nuklir Iran temui jalan buntu sedangkan petinggi militer Iran kembali utarakan ancaman perang. Harga minyak sempat tergelincir di sesi Asia setelah data tunjukan sektor manufaktur Cina berkontraksi untuk bulan keempat.
"Performa harga minyak terkait dengan situasi di Iran dan Timur Tengah," ujar Jonathan Barratt, analis yang diwawancarai Bloomberg. "Kekhawatiran akan terganggunya supplai minyak terus meningkat seiring merebaknya pertikaian Iran dengan Barat,â ujar David Greely, pimpinan riset Goldman Sachs, yang juga utarakan minyak tetap bullish.
IAEA gagal dapatkan akses ke wilayah Parchin, salah satu area dimana Iran tengah kembangkan program nuklirnya. Kegagalan IAEA tentunya pupuskan harapan negosiasi dengan pemerintah Iran untuk urungkan ambisi nuklir. Israel dan AS masih kaji semua kebijakan demi pastikan Iran tidak memiliki senjata atom. Di lain pihak, petinggi militer Iran, Mohammad Hejazi, isyaratkan Iran dapat luncurkan serangan lebih dahulu untuk lindungi kepentingan nasional. (fr)