China Kritik Iran Hentikan Ekspor Minyak Ke Prancis & Inggris
21 Februari 2012 20:00:09 WIB
-
China mengkritik Iran di hari Senin setelah menghentikan ekspor minyaknya ke perusahaan minyak Inggris dan Prancis, serta mengupayakan dialog diantara kedua pihak terkait eskalasi ketegangan program nuklir controversial Iran.
Menurut juru bicara Kementrian Luar Negeri China, Hong Lei, bahwa pihaknya telah mengupayakan dialog dan negosiasi lebih lanjut untuk mengatasi ketegangan Iran dengan negara barat, dan berupaya mencegah konfrontasi untuk memecahkan problem ini.
Sejauh ini, China merupakan pembeli minyak Iran terbesar, sekitar 20 persen dari total ekspor Tehran. Perusahaan minyak Prancis, Total dan Inggris, Shell termasuk juga pembeli terbesar minyak Iran, namun pembelian tersebut telah dihentikan secara dramatis.
Akibat perkembangan terakhir ini, harga minyak mentah meroket 2.23% ke level $104.56 per barrel sejauh ini. Secara teknikal, penembusan minyak diatas area resisten $103.42 seharusnya dapat memicu momentum bullish lebih lanjut mengincar area $113.85 per barrel.
Di sisi bawahnya, support terdekat tampak di area $103.75, anjlok dibawah area tersebut dapat membuka peluang koreksi kebawah setidaknya menguji area support selanjut di kisaran $102.62 dan $100.75.
(Sap)