Emas Meroket Paska Penurunan Giro Wajib Minimum China
20 Februari 2012 18:00:13 WIB
-
Harga Emas menanjak sejak sesi Asia hari Senin setelah China memangkas giro wajib minimum bagi perbankan China, yang memicu risk appetite dan berimbas pada pelemahan dollar.
Bank sentral China, PBoC telah menurunkan GWM untuk perbankan sebagai upaya menopang pertumbuhan ekonomi domestik, dimana hal ini memicu permintaan terhadap aset berisiko global, termasuk juga Emas.
Selain itu pernyataan pemimpin keuangan Eropa mengindikasikan bahwa para pemangku kebijakan akan memberikan persetujuan kucuran dana bailout senilai 130 milyar Euro untuk Yunani pada hari Senin, dan memacu permintaan Emas lebih tinggi.
Komentar bullish dari manajer investasi terkenal, John Paulson juga turut menjadi penopang Emas. John Paulson memberikan rekomendasi pada para investornya untuk beli Emas demi memproteksi kekayaan mereka terhadap tekanan inflasi.
Dari sisi permintaan, World Gold Council melaporkan permintaan Emas global mencapai 4,067.1 ton tahun lalu, level tertinggi sejak tahun 1997, ditopang oleh diversifikasi cadangan devisa bank sentral dengan menambah hard aset dan juga tingginya permintaan Emas di pasar modal.
(Sap)