Selama delapan tahun pengalaman saya berkecimpung di pasar uang, tidak jarang saya menemui keadaan pasar yang “sepi”, yaitu keadaan di mana harga hanya bergerak dalam range harian yang tipis. Sebagai contoh yang paling dekat, mungkin Anda bisa melihat lagi chart GBP/USD dari tanggal 18 hingga 19 Maret 2013, ketika harga hanya bergerak dalam range sekitar 70 pips selama dua hari. Ini hanya salah satu contoh. Bahkan pernah pasar hanya bergerak sejauh 50-an pips dalam sehari. Kondisi pasar seperti itulah yang saya sebut dengan istilah “sepi”, atau terkadang saya menyebutnya dengan istilah yang lebih ekstrim: “mati”.
Memang ada trik untuk menyiasati pasar “mati” seperti ini. Namun tentunya strategi itu hanya bisa berhasil jika Anda memang sudah sangat berpengalaman di dunia trading. Anda yang baru berstatus pemula sangat tidak disarankan untuk mencoba melakukan trik yang memang hanya diperuntukkan bagi para trader yang sudah berada di tingkat mahir.
Pasar bukanlah dermawan baik hati yang suka Continue reading














